BAPPEBTI YAKIN HARGA EMAS AKAN PULIH .:. LOGIN FBS INDONESIA

DAFTAR IB FBS INDONESIA

Badan Pengawas perdagangan Berjangka Komoditi (bappebti) ‎memperkirakan harga emas bakal terdongkrak, atas adanya krisis perang nuklir di semenanjung korea, antara korea utara dengan amerika serikat. 

‎kepala bappebti Bachrul Chairi ‎mengatakan, atas adanya krisis keamanan itu pengusaha bakal lebih memilah mencari terjaga, tidak melakukan banyak aksi pada perdagangan emas, sehingga bakal menimbulkan peningkatan harga emas.

Tentunya Kalau ketegangan ini para trader mencari keamaan investasinya, trennya masih terus meningkat," kata ‎Bachrul, di kantor Bappebti, Jakarta, Selasa (2/5/2017).


Bachrul juga menjelaskan, jika masih stabilnya perekonomian Amerika Serikat dan mulai membaiknya perekonomian China, sementara perekonomian Uni Eropa belum stabil, juga akan menjadi penyebab utama kenaikan harga emas.

"Terdapat tiga hal mendasar, di Amerika sendiri ekonominya masih membaik tapi jangka pendek jangka panjang masih euforia 100 hari pemilihan, kedua membaiknya ekonomi di China dan Uni Eropa justru tidak, ini semua menyebabkan ketidakpastian globalnya. Sehingga tren ke depan kelihatan masih cukup kuat," papar Bachrul.

Nyatanya pada hari ini, ‎harga emas turun 1 persen ke posisi terendah dalam tiga minggu tertekan kenaikan saham dan kesepakatan yang dilakukan pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk menghindari shutdown. Kondisi ini meredam permintaan untuk aset nonbunga seperti emas.

Mengutip dari berita di halaman Reuters, pada hari Selasa (2/5/2017), harga emas di pasar spot turun 0,8 persen menjadi US$ 1.257,58 per ounce, setelah sempat jatuh ke posisi US$ 1.253,66. Sementara harga emas berjangka AS turun 1 persen ke posisi US$ 1.255,50.

Pasar saham AS terangkat saham Apple yang mencapai rekor tinggi dan penguatan ukuran utama indeks ekuitas dunia seiring kenaikan yield obligasi. Banyak pasar keuangan di Asia dan Eropa ditutup terkait liburan May Day atau Hari Buruh.
"Risk appetite tidak runtuh di sini. Harga emas sudah sedikit berlebihan di sini. Sepertinya kami hanya mencoba tren pergerakan rata-rata 200-hari," ujar Bart Melek, Kepala strategi Komoditas TD Securities di Toronto.
Kongres AS menyepakati tentang paket belanja demi menjaga pemerintahan agar tak terjadi shutdown.
Harga emas sempat naik setelah belanja konstruksi AS tak terduga turun pada Maret. Bahkan data pemerintah menunjukkan, Institute for Supply Management (ISM) Indeks perihal kinerja manufaktur berada di posisi terendah sejak Oktober.
"Tingkat ISM Manufacturing Index saat ini masih menunjukkan pertumbuhan yang sehat di industri, tetapi sangat penting untuk terus membuatnya meningkat," ujar Royce Mendes, Ekonom Senior CIBC Capital Markets di Toronto.